Home Bisnis Bisnis Tips Usaha Cara Bisnis Baju Bola & Atribut Klub Sepak Bola

Cara Bisnis Baju Bola & Atribut Klub Sepak Bola

0

| Dikirim pada: 31-03-2013 | Kategori: Bisnis, Tips Usaha | ilustrasi: Gabriella Fabbri | tema: Cara Bisnis Baju Bola
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

bisnis-baju-bola

Kita pasti sudah tahu bahwa setiap kota / daerah di Indonesia pastinya punya sebuah klub sepak bola juga. Sebagai contoh adalah PSMS, ada Persija, Persib, Arema dan sebagainya. Apalagi bisa dibilang bisnis baju bola dan atributnya ini akan sangat sukses karena fans fanatik klub-klub tersebut terus ada dan selalu setia. Namun sudah tahukah Anda prosedur untuk berbisnis baju bola suatu klub sepak bola?

Mungkin ada terbersit untuk menjual berbagai atribut yang Anda desain sendiri. Namun seperti yang sudah ditanyakan sebelumnya, sudahkah Anda mengetahui prosedur dan berbagai seputar hal merek dan penggunaannya? Apalagi soal atribut sebuah klub sepak bola pasti terkait dengan merk dagang dan hak.

Di Indonesia sendiri terdapat hal perlindungan merk dimana berlaku sebuah sistem first to file untuk memberikan hak merk. Jadi berdasarkan pada sistem tersebut maka, si pemilik merk (termasuk pula merk terkenal) diwajibkan untuk mendaftarkan merk mereka ke Ditjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) guna mendapatkan hak eksklusif terhadap merk mereka dan memperoleh perlindungan hukum.

Hak eksklusif tersebut tidak bisa didapatkan jika sang pemilik merk hanya menunjukkan bukti bahwa dia adalah pemakai pertama terhadap merk tersebut di Indonesia. Jadi pada sistem tersebut adalah siapa yang duluan mengajukan permohonan pendaftaran terhadap merk tersebut yang akan diberikan prioritas mendapatkan pendaftaran merk dan diakui sebagai yang sah!

Penggunaan merk ini diatur oleh undang-undang

Mengenai Merk dan Hak Klub Sepak Bola ini diatur juga dalam Undang-undang mengenai merk dan penggunaannya. Hal tersebut tertuang dalam UU Merk Pasal 3 UU. No. 15 Tahun 2001 mengenai Merk yang menjelaskan bahwa Hak atas Merk merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh Negara ke si pemilik Merk yang SUDAH terdaftar dalam Daftar Umum Merk dalam jangka waktu tertentu dengan memakai sendiri Merk ataupun memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan merk tersebut.

Jadi, dapat dilihat pula bahwa sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, hak untuk merk tersebut dikatakan SAH apabila memang sudah didaftarkan. Begitupun ada pula jangka waktu penggunaannya yakni 10 tahun. Maka dari itu, setiap 10 tahun sekali, seseorang yang memegang satu merk harus memperbaruinya lagi. Jadi, pemakai pertama tidak menjamin dia memiliki hak dan itupun harus di-update secara berkala. Mereka yang sudah mendaftar merk tersebut memiliki hak-hak sebagai berikut:

  1. Melarang pihak lain untuk menggunakan merk yang sudah didaftarkan tersebut.
  2. Memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan merk tersebut.
  3. Melisensikan atau mengalihkan kepada pihak lain hak merk yang dia miliki tersebut.

Bisnis Atribut dan Baju Bola

Melihat dari penjelasan di atas, Anda yang ingin memulai bisnis atribut dan baju bola harus memerhatikan ketentuannya. Klub-klub sepak bola di Indonesia sendiri telah memiliki hak dan sertifikat terhadap merk logo mereka.

Untuk itu, Anda sebaiknya meminta izin kepada pengurus Klub sepakbola tersebut sebelum menjual atribut sepak bola mereka. Ini dikarenakan pada setiap merk pasti melekat nilai ekonomi. Pemegang merk dimana Anda menggunakan merk tersebut pada berbagai desain Anda berhak untuk memperoleh royalti. Sama juga apabila Anda memulai usaha kecil namun kemudian menjadi besar. Anda pasti ingin dihargai ketika orang lain ingin menggunakan merk dagang Anda (yang notabene telah susah payah Anda perjuangkan) dengan membayarkan royalti pada Anda, bukan?

Komentar anda

Komentar Anda untuk
Cara Bisnis Baju Bola & Atribut Klub Sepak Bola