Home Investasi Obligasi Cara Membeli Obligasi dan Manfaat Investasinya

Cara Membeli Obligasi dan Manfaat Investasinya

0

| Dikirim pada: 02-02-2013 | Kategori: Obligasi | ilustrasi: Thomas Picard | tema: Cara Membeli Obligasi
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

definisi-investasi

Obligasi merupakan surat utang atau disebut juga sebagai bond dimana sering Anda dengar di seminar atau workshop investasi. Obligasi sendiri tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia yang mana perkembangan investasi sendiri sedang pesat. Surat obligasi bisa diterbitkan oleh pemerintah ataupun perusahaan. Obligasi oleh pemerintah disebut sebagai Surat Utang Negara dimana semakin besar negara menerbitkan surat obligasi maka semakin besar utang negara kepada si pembeli obligasi. Sementara itu, untuk perusahaan maka biasanya perusahaan tersebut sudah melalui persyaratan tertentu yang memberikannya keleluasaan untuk menghimpun dana.

Namun, penghimpunan dana ini bukanlah dengan saham. Jadi, saham dan obligasi berbeda statusnya dalam perusahaan. Apa saja bedanya? Berikut beberapa perbedaan tersebut:

  • Obligasi adalah surat utang, sementara saham adalah surat bukti kepemilikan modal dalam perusahaan.
  • Saham tidak punya batasan waktu kepemilikan, sementara itu kepemilikan obligasi akan segera selesai jika waktu pengembalian utang terlunaskan.
  • Pemilik obligasi bukanlah pemilik perusahaan sehingga tidak punya kewenangan mengatur kebijakan perusahaan, namun pemegang saham sudah merupakan bagian dari perusahaan.
  • Keuntungan obligasi didapat dari benefit fix tiap tahunnya, sementara itu keuntungan saham bergantung dari kinerja perusahaan yang didapat berupa dividen.

Biasanya obligasi punya waktu jatuh tempo selama setidaknya 10 tahun, tetapi ada juga di bawah 1 tahun. Obligasi sendiri punya beberapa keuntungan dan manfaat investasi, yakni sebagai berikut:

  1. Keuntungan obligasi berupa bunga atau disebut juga kupon setiap bulan secara tetap dan dibayarkan setiap 3 atau 6 bulan sekali sampai pada masa jatuh temponya. Besar bunganya lebih besar ketimbang bunga deposito.
  2. Obligasi dapat dijual. Jika obligasi bisa dijual dengan harga lebih tinggi tentu si pemegang akan memperoleh keuntungan. Penjualan obligasi sendiri tidak seperti penjualan barang ataupun saham tetapi menggunakan prosentase harga dasar surat obligasi tersebut.

Tentu setiap bisnis / usaha mengandung resiko. Tidak ada jaminan kebersihan 100% tetapi tetap ada beberapa persentase kegagalan – begitu juga dengan obligasi. Anda tetap harus memerhatikan cara membeli obligasi agar meminimalisir kerugian. Berikut beberapa tips cara membeli obligasi dan memperoleh manfaat investasinya:

  1. Memahami risiko. Setiap bisnis pasti punya untung-rugi meskipun obligasi memang minim risiko. Namun bukan berarti Anda tidak memerhatikan keamanan perusahaan dan obligasi tersebut. Oleh karena itu, jangan cepat merespon iming-iming keuntungan besar.
  2. Pilih obligasi yang diterbitkan oleh negara. Obligasi yang diterbitkan oleh negara biasanya hampir semua aman! Keuntungan memang tidak begitu besar namun banyak yang memburu surat utang negara ini.
  3. Teliti terhadap masa berlaku dan besar kupon seperti misalnya untuk obligasi dengan jangka waktu pendek adalah 1-3 tahun. Suku bunganya pun bisa dipilih. Karena itu, ada rekomendasi untuk memilih kupon dengan sistem floating rate.
  4. Belajar mengenai bursa saham karena di sinilah obligasi diperjualbelikan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengikuti workshop dan kursus seputar bursa saham agar tidak mengalami kerugian besar karena kurangnya pemahaman.
  5. Jeli memilih pialang dan kantor pialang. Ini dikarenakan masih ada pialang-pialang yang bertindak nakal dengan tetap beroperasional padahal sedang dibekukan. Dengan memilih pialang yang terpercaya dan berpengalaman maka transaksi obligasi bisa berjalan dengan aman.

Dengan mengetahui cara membeli obligasi dan memenuhi pemahaman Anda lebih dahulu tentu Anda menjadi lebih siap untuk berinvestasi pada surat berharga obligasi. Pun memang risiko obligasi ini bisa dibilang cukup rendah. Selamat mencoba!

Komentar anda

Komentar Anda untuk
Cara Membeli Obligasi dan Manfaat Investasinya