Home Valuta Nilai Tukar Rupiah terhadap Perekonomian Indonesia

Nilai Tukar Rupiah terhadap Perekonomian Indonesia

0

| Dikirim pada: 09-01-2013 | Kategori: Valuta | tema: Nilai Tukar Rupiah
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Nilai tukar rupiah merupakan salah satu hal yang sangat diberi perhatian bagi mereka yang bergelut dalam bidang perekonomian Indonesia. Apalagi sejak krisis moneter yang menimpa Indonesia pada 1998 lalu, nilai tukar rupiah ke mata uang asing memang cenderung rendah. Sejak saat itu pula nilai tukar rupiah terus-menerus melemah. Jika grafik naik maka biasanya cenderung tidak signifikan. Belum lagi kondisi ini diperparah lagi dengan keadaan situasi nasional yang carut-marut sehingga mengakibatkan ketidakkaruan nilai tukar rupiah secara signifikan tidak pernah mengalami peningkatan drastis terhadap mata uang asing lainnya. Mungkin beberapa dari Anda pernah bertanya mengapa hal tersebut bisa terjadi? Bagaimana sebenarnya sistem penentuan nilai tukar rupiah tersebut dan apa pengaruhnya terhadap perekonomian Indonesia. Namun mari kita membahas pengertian nilai tukar rupiah terlebih dahulu agar mendapatkan pemahaman yang jelas.

Peranan Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar rupiah punya peranan dalam pergerakan ekonomi Indonesia apakah akan turun-naik. Penurunan dan kenaikan perekonomian Indonesia bisa dilihat dari pergerakan nilai mata uang rupiah. Dampaknya sendiri berpengaruh terhadap domestik dan Internasional. Karena semua negara akan melakukan transaksi secara Internasional dan Indonesia sendiri menggunakan mata uang rupiah. Dari sini kita pun mengenal valas atau valuta asing yang adalah mata uang asing.

Sementara itu, di sisi lain kita kadang sering salah persepsi menganggap bahwa valuta asing merupakan alat pembayaran di luar negeri. Padahal hal tersebut salah, faktanya adalah valuta asing hanya terbatas pada beberapa mata uang saja yang berlaku untuk transaksi Internasional. Ini berkaitan dengan exchange rate atau kurs .

Kursi terbagi menjadi 3 bagian, yakni:

  • Kurs jual
  • Kurs beli
  • Kurs tengah

Dalam percaturan ekonomi dunia dan bangsa, nilai tukar rupiah sangat penting karena kita mengetahui bahwa suatu bangsa tidak akan mampu memenuhi kebutuhannya dimana memproduksi sendiri segalanya. Semua negara saling membutuhkan satu sama lain. Karena itu, mata uang asing diperlukan.

Sejarah Nilai Tukar Rupiah

Berbicara soal nilai tukar rupiah maka kita tentu tidak lepas dari Rupiah itu sendiri. Rupiah sering disingkat menjadi Rp adalah nama mata uang Indonesia. Kata ‘Rupiah’ sendiri berasal dari bahasa Indonesia ‘rupee’ yang merupakan nama mata uang India. Mata uang ini diperkenalkan pada saat Perang Dunia ke-2 meski masih dikenal sebagai nama rupiah Hindia Belanda. Sementara itu, sebelumnya Indonesia masih menggunakan Gulden Belanda.

Awalnya Rupiah memiliki nilai satuan dan disamakan nilainya dengan Gulden Hindia Belanda. Namun seiring waktu dan penurunan nilai tukar rupiah yang mengalami kejatuhan, satuan-satuan tersebut tidak lagi digunakan.

Pada saat itu, masih dikenal rupiah sen dengan nilai 1 per 100 rupiah. Kemudian dikenal pula Cepeng dan Hepeng. Bahkan masih banyak lagi nilai-nilai terkecil rupiah.

Namun, karena pergolakan yang terjadi mengakibatkan perubahan nilai tukar rupiah yang malah jatuh. Hal ini jugalah yang menyebabkan besarnya mata uang rupiah karena terlalu banyak 0-nya. Ya, kita sudah mengetahui bahwa perekonomian suatu negara menentukan nilai tukar mata uangnya, begitu juga perubahan nilai tukar mata uang merupakan tanda apakah perekonomian membaik atau tidak.

Karena itu, kita jadi mengetahui peranan dan pengaruh nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Sejarah panjang nilai tukar rupiah sangat berharga untuk kita ketahui dan jika bisa dipelajari. Siapa yang tahu belajar dari pengalaman akan mengubah situasi yang terjadi. Peluang masih ada untuk meningkatkan nilai mata uang rupiah kembali terhadap mata uang asing.

Komentar anda

Komentar Anda untuk
Nilai Tukar Rupiah terhadap Perekonomian Indonesia