Home Investasi Saham Pengertian dan Perbedaan Saham dan Obligasi

Pengertian dan Perbedaan Saham dan Obligasi

0

| Dikirim pada: 07-01-2013 | Kategori: Saham | tema: Saham Obligasi
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ketika berkenalan dengan yang namanya pengelolaan uang dan kegiatan keuangan, kita pasti akan ‘berpapasan’ dengan saham dan obligasi. Saham dan obligasi ini sering digunakan pada perusahaan-perusahaan terbatas dimana nilai kas yang dimilikinya diperdagangkan ke publik. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan modal dalam hal pengelolaan perusahaan agar semakin berkembang. Oleh karena itu juga tidak jarang orang menyamakan saham dan obligasi. Padahal pada faktanya jika kita perhatikan pengertian saham dan obligasi – kedua sangat berbeda!

Pengertian obligasi adalah semacam surat pengakuan utang yang dimiliki oleh perusahaan kepada pihak lain yang memberikan nominal tertentu pada perusahaan tersebut. Kemudian, nominal tersebut akan dibayarkan oleh perusahaan dalam jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan berdasarkan perjanjian di atas hitam dan putih.

Karena itu bisa dikatakan obligasi merupakan pengelolaan utang yang dijadikan bentuk sebuah investasi pada sebuah perusahaan tertentu. Ini dilakukan demi proses kerja perusahaan agar berkembang. Obligasi terbagi menjadi 3 jenis, yakni sebagai berikut:

  1. Obligasi Debenture bond
    Obligasi yang dibuat tanpa jaminan tetapi harus lulus syarat-syarat tertentu dan pemegang merupakan kreditur umum ketika perusahaan dilikuidasi.
  2. Obligasi subordinate debenture bond
    Nilai sebuah aset perusahaan rendah, oleh karena itu pada saat perusahaan dilikuidasi maka akan menyebabkan tingginya pembayaran bunga.
  3. Income bond
    Perusahaan diharuskan untuk membayar bunga obligasi yakni pada saat perusahaan memperoleh keuntungan saja. Dengan kata lain pada saat perusahaan tidak mendapatkan keuntungan dari aktivitasnya maka bunga obligasi tersebut bisa dibayarkan ketika perusahaan sedang untung.
  4. Junk bond
    Merupakan nilai obligasi yang menunjukkan hasil tinggi dengan risiko tinggi pula tanpa jaminan apapun diberikan, tentu dengan nilai bunga yang sangat tinggi.
  5. Mortgage bond
    Surat utang obligasi yang diterbitkan berikut dengan jaminannya, aset atau kekayaan dari sebuah perusahaan yang melakukan terbitan surat tersebut.

Nah, dari sekian banyak obligasi yang telah disebutkan di atas tentu masing-masing perusahaan memiliki hak untuk memilih jenis obligasi mana yang cocok bagi kondisi perusahaan mereka. Hal ini didasarkan pada masing-masing strategi perusahaan ketika akan menggunakan obligasi.

Sementara itu, saham adalah bentuk kegiatan dari sebuah perusahaan dimana modal berasal dari akumulasi nilai sebuah perusahaan. Dengan begitu, perusahaan punya nilai jual agar memperoleh pendanaan dan investasi kegiatan perusahaan tersebut. Perbedaan saham dan obligasi terletak pada pembiayaannya. Saham sendiri tanpa bunga, sementara itu pada obligasi disertai bunga dan kemudian tentu pengembalian investasi yang telah ditanam oleh pemodal. Karena itu, saham dibedakan menjadi berikut:

  1. Saham biasa
    Saham biasa merupakan surat bukti kepemilikan oleh perusahaan dimana dia menanamkan modal. Untuk mendapatkan diperlukan pemenuhan syarat dimana nilai saham dengan pertumbuhan dividen yang dimiliki perusahaan adalah nol, atau apakah dividen perusahaan konstan atau tidak dengan nilai saham tersebut.
  2. Saham preferen
    Saham preferen hampir mirip dengan obligasi pada dasarnya. Namun pembayaran pada saham preferen tidak ditambah bunga dengan pembayaran dalam jangka waktu tertentu yang sudah disepakati dan jatuh tempo ditentukan oleh kedua pihak.

Dari perbedaan saham dan obligasi tersebut, setiap perusahaan punya pertimbangan masing-masing soal mana yang cocok bagi mereka. Ini bergantung pada kecakapan sebuah perusahaan dalam hal mengelola aset, investasi dan pengembangan ke depannya. Dengan begitu, perusahaan bisa berkembang dengan berbagai ‘bantuan’ modal tersebut bukannya terpuruk! Seperti yang disebutkan, setiap perusahaan memiliki strategi manajemen masing-masing yang tentunya berbeda antara satu perusahaan dan lainnya.

Komentar anda

Komentar Anda untuk
Pengertian dan Perbedaan Saham dan Obligasi